Thursday, June 15, 2017

ARIF dan penjara

Inilah kisah Arif ....

Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat anak-anak.

Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?

Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun.Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi.

Berita ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.

"Siapa yang bunuh ayah saya!" teriaknya kepada orang yang ada di tempat itu.

"Gue terus kenapa?" ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil disambut gelak tawa di belakangnya.

Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.

"Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!" ujar kepala lapas yang ikut menemani saya mewawancarai arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun. Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan. Sadar akan hal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat lho waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung udara panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras.

Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0 untuk arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.

Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpan di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur.

Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruang ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan Tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada di sebuah kepala bocah.Pelarian-pelariannya didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil Omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!

Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif. Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi ke lapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

* Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. * Tulisnya singkat.

Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak lantas berpikir bahwa ia

Bahaya ragi bagi tubuh manusia

7 Bahaya Ragi Bagi Tubuh Manusia

Apakah ragi itu?
Ragi adalah bahan dasar untuk pembuatan tape atau makanan apapun yang sengaja difermentasikan sehingga mengandung mikroorganisme yang didalamnya terdapat bakteri tertentu terdiri atas aspergillus, Mucor, Endomycopsis dan lain lain, Dimana bakteri tersebut dapat meningkatkan aroma asam, rasa manis sekaligus mengandung alkohol.

Ada 2 Jenis ragi yang memiliki kelebihannya masing masing :

1)Ragi padat
Ragi padat tidak mampu bertahan selama lebih dari 5 minggu. Ragi padat cenderung mudah menguap oleh udara dan rentan terjadi kerusakan Ragi padat bisa bertahan baik jika disimpan dalam tempat tertutup kedap udara atau lemari es dengan pemakaian suhu sangat sejuk. Ragi tersebut biasa dipakai untuk pembuatan tape.
2)Ragi kering
Ragi kering memiliki tekstur yang lebih halus dan ringan yang berada didalam bungkusan yang dilapisi dengan kemasan timah yang di dalamnya ada zat nitrogen yang berguna memperpanjang kualitas dari ragi itu sendiri agar tidak mudah rusak. Ragi kering jika disimpan pada lemari es pada suhu 7 derajat celsius maka kualitasnya akan semakin baik. Ragi tersebut biasa digunakan untuk pembuatan tape, roti dan makanan jenis lain.

Okelah,langsung aja
Bahaya ragi bagi kesesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan:

1. Perut mulas
Bahaya Ragi pada wanita yang sedang hamil muda maka hindarilah makanan yang mengandung ragi, Karena jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan maka akan mempercepat hancurnya sel sel telur matang yang telah dibuahi dan baru saja terbentuk didalam rahim menjadi sebuah janin. Kadar alkohol dan gas yang ada pada ragi mampu mengiritasi organ pencernaan.

2. Kepala pusing
Bahaya ragi pada wanita yang sedang hamil 3 minggu atau dibawah satu bulan usia kehamilannya akan menderita pusing yang terus menerus jika mengkonsumsi makanan yang mengandung ragi dalam takaran yang tidak mioderat atau tidak wajar.Alkohol yang ada didalamnya dapat mempersempit aliran darah menuju otak sehingga menyebabkan sakit kepala secara berulang.

3. Asam lambung naik
Bahaya ragi pada wanita yang belum atau sedang hamil jika mengkonsumsi makanan mengandung alkohol bentukan dari ragi maka akan menderita iritasi lambung, Apalagi jika memiliki lambung yang sensitif maka kerusakan yang terjadi akan mudah terjadi. Yaitu diawali dengan naiknya asam lambung dan rasa nyeri perut bagian bawah.

4. Mencret mencret
Seseorang yang memiliki penyakit lambung dan maag sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang difermentasikan oleh ragi terlalu banyak. Sebaiknya jauhi karena efek panas dari kadar alkoholnya dapat mengiritasi lambung dan organ pencernaan sehingga menyebabkan gagalnya pengerasan feses atau mencret.

5. Menyebabkan keguguran

Bahaya ragi pada ibu hamil yang gemar makan makanan yang mengandung ragi selama masa kehamilannya maka cepat atau lambat akan menderita keguguran. Efek panas pada alkohol ragi dapat melubangi dinding plasenta dan merusak jaringan otot janin seperti terbakar sehingga kehancuran janin tidak dapat dihindari(keguguran).
6. Bayi lahir cacat/Foetal alkohol

Banyak ibu hamil yang merasa kehamilannya biasa biasa saja ketika menyantap makanan yang mengandung alkohol hasil dari fermentasi ragi tetapi ketika masa persalinan tiba. Maka akan melahirkan seorang bayi yang tidak sehat dan memiliki kecacatan. Misalnya kaki kecil sebelah, kepala mengecil, tidak ada respon mata terhadap gerakan dan sebagainya.

7. Kelainan pada saraf bicara
Bahaya ragi pada ibu hamil yang kebiasaan mengkonsumsi makanan tape di usia kehamilan 5 sampai 8 bulan, dapat menyebabkan kelainan pada saraf bicara bayi ketika dilahirkan kelak. Bayi akan kesulitan bicara dengan lancar walaupun nyatanya tidak bisu. Kerusakan saraf pada area otak tersebut sebenarnya akibat efek panas dari alkohol yang ada pada ragi ads
Apakah ragi itu?
Ragi adalah bahan dasar untuk pembuatan tape atau makanan apapun yang sengaja difermentasikan sehingga mengandung mikroorganisme yang didalamnya terdapat bakteri tertentu terdiri atas aspergillus, Mucor, Endomycopsis dan lain lain, Dimana bakteri tersebut dapat meningkatkan aroma asam, rasa manis sekaligus mengandung alkohol.

Ada 2 Jenis ragi yang memiliki kelebihannya masing masing :

Ragi padat – Ragi padat tidak mampu bertahan selama lebih dari 5 minggu. Ragi padat cenderung mudah menguap oleh udara dan rentan terjadi kerusakan Ragi padat bisa bertahan baik jika disimpan dalam tempat tertutup kedap udara atau lemari es dengan pemakaian suhu sangat sejuk. Ragi tersebut biasa dipakai untuk pembuatan tape.
Ragi kering – Ragi kering memiliki tekstur yang lebih halus dan ringan yang berada didalam bungkusan yang dilapisi dengan kemasan timah yang di dalamnya ada zat nitrogen yang berguna memperpanjang kualitas dari ragi itu sendiri agar tidak mudah rusak. Ragi kering jika disimpan pada lemari es pada suhu 7 derajat celsius maka kualitasnya akan semakin baik. Ragi tersebut biasa digunakan untuk pembuatan tape, roti dan makanan jenis lain.
Bahaya ragi bagi kesesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan

1. Perut mulas
Bahaya Ragi pada wanita yang sedang hamil muda maka hindarilah makanan yang mengandung ragi, Karena jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan maka akan mempercepat hancurnya sel sel telur matang yang telah dibuahi dan baru saja terbentuk didalam rahim menjadi sebuah janin. Kadar alkohol dan gas yang ada pada ragi mampu mengiritasi organ pencernaan.

2. Kepala pusing
Bahaya ragi pada wanita yang sedang hamil 3 minggu atau dibawah satu bulan usia kehamilannya akan menderita pusing yang terus menerus jika mengkonsumsi makanan yang mengandung ragi dalam takaran yang tidak mioderat atau tidak wajar.Alkohol yang ada didalamnya dapat mempersempit aliran darah menuju otak sehingga menyebabkan sakit kepala secara berulang.

3. Asam lambung naik
Bahaya ragi pada wanita yang belum atau sedang hamil jika mengkonsumsi makanan mengandung alkohol bentukan dari ragi maka akan menderita iritasi lambung, Apalagi jika memiliki lambung yang sensitif maka kerusakan yang terjadi akan mudah terjadi. Yaitu diawali dengan naiknya asam lambung dan rasa nyeri perut bagian bawah.

4. Mencret mencret
Seseorang yang memiliki penyakit lambung dan maag sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang difermentasikan oleh ragi terlalu banyak. Sebaiknya jauhi karena efek panas dari kadar alkoholnya dapat mengiritasi lambung dan organ pencernaan sehingga menyebabkan gagalnya pengerasan feses atau mencret.

5. Menyebabkan keguguran

Sponsors Link

Bahaya ragi pada ibu hamil yang gemar makan makanan yang mengandung ragi selama masa kehamilannya maka cepat atau lambat akan menderita keguguran. Efek panas pada alkohol ragi dapat melubangi dinding plasenta dan merusak jaringan otot janin seperti terbakar sehingga kehancuran janin tidak dapat dihindari(keguguran).
6. Bayi lahir cacat/Foetal alkohol spektrum disorder
Banyak ibu hamil yang merasa kehamilannya biasa biasa saja ketika menyantap makanan yang mengandung alkohol hasil dari fermentasi ragi tetapi ketika masa persalinan tiba. Maka akan melahirkan seorang bayi yang tidak sehat dan memiliki kecacatan. Misalnya kaki kecil sebelah, kepala mengecil, tidak ada respon mata terhadap gerakan dan sebagainya.

7. Kelainan pada saraf bicara
Bahaya ragi pada ibu hamil yang kebiasaan mengkonsumsi makanan tape di usia kehamilan 5 sampai 8 bulan, dapat menyebabkan kelainan pada saraf bicara bayi ketika dilahirkan kelak. Bayi akan kesulitan bicara dengan lancar walaupun nyatanya tidak bisu. Kerusakan saraf pada area otak tersebut sebenarnya akibat efek panas dari alkohol yang ada pada ragi yang telah mencemari dan merusak saraf saraf bicara anak secara bertahap ketika masih dalam kandungan.