7 Bahaya Ragi Bagi Tubuh Manusia
Apakah ragi itu?
Ragi adalah bahan dasar untuk pembuatan tape atau makanan apapun yang sengaja difermentasikan sehingga mengandung mikroorganisme yang didalamnya terdapat bakteri tertentu terdiri atas aspergillus, Mucor, Endomycopsis dan lain lain, Dimana bakteri tersebut dapat meningkatkan aroma asam, rasa manis sekaligus mengandung alkohol.
Ada 2 Jenis ragi yang memiliki kelebihannya masing masing :
1)Ragi padat
Ragi padat tidak mampu bertahan selama lebih dari 5 minggu. Ragi padat cenderung mudah menguap oleh udara dan rentan terjadi kerusakan Ragi padat bisa bertahan baik jika disimpan dalam tempat tertutup kedap udara atau lemari es dengan pemakaian suhu sangat sejuk. Ragi tersebut biasa dipakai untuk pembuatan tape.
2)Ragi kering
Ragi kering memiliki tekstur yang lebih halus dan ringan yang berada didalam bungkusan yang dilapisi dengan kemasan timah yang di dalamnya ada zat nitrogen yang berguna memperpanjang kualitas dari ragi itu sendiri agar tidak mudah rusak. Ragi kering jika disimpan pada lemari es pada suhu 7 derajat celsius maka kualitasnya akan semakin baik. Ragi tersebut biasa digunakan untuk pembuatan tape, roti dan makanan jenis lain.
Okelah,langsung aja
Bahaya ragi bagi kesesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan:
1. Perut mulas
Bahaya Ragi pada wanita yang sedang hamil muda maka hindarilah makanan yang mengandung ragi, Karena jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan maka akan mempercepat hancurnya sel sel telur matang yang telah dibuahi dan baru saja terbentuk didalam rahim menjadi sebuah janin. Kadar alkohol dan gas yang ada pada ragi mampu mengiritasi organ pencernaan.
2. Kepala pusing
Bahaya ragi pada wanita yang sedang hamil 3 minggu atau dibawah satu bulan usia kehamilannya akan menderita pusing yang terus menerus jika mengkonsumsi makanan yang mengandung ragi dalam takaran yang tidak mioderat atau tidak wajar.Alkohol yang ada didalamnya dapat mempersempit aliran darah menuju otak sehingga menyebabkan sakit kepala secara berulang.
3. Asam lambung naik
Bahaya ragi pada wanita yang belum atau sedang hamil jika mengkonsumsi makanan mengandung alkohol bentukan dari ragi maka akan menderita iritasi lambung, Apalagi jika memiliki lambung yang sensitif maka kerusakan yang terjadi akan mudah terjadi. Yaitu diawali dengan naiknya asam lambung dan rasa nyeri perut bagian bawah.
4. Mencret mencret
Seseorang yang memiliki penyakit lambung dan maag sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang difermentasikan oleh ragi terlalu banyak. Sebaiknya jauhi karena efek panas dari kadar alkoholnya dapat mengiritasi lambung dan organ pencernaan sehingga menyebabkan gagalnya pengerasan feses atau mencret.
5. Menyebabkan keguguran
Bahaya ragi pada ibu hamil yang gemar makan makanan yang mengandung ragi selama masa kehamilannya maka cepat atau lambat akan menderita keguguran. Efek panas pada alkohol ragi dapat melubangi dinding plasenta dan merusak jaringan otot janin seperti terbakar sehingga kehancuran janin tidak dapat dihindari(keguguran).
6. Bayi lahir cacat/Foetal alkohol
Banyak ibu hamil yang merasa kehamilannya biasa biasa saja ketika menyantap makanan yang mengandung alkohol hasil dari fermentasi ragi tetapi ketika masa persalinan tiba. Maka akan melahirkan seorang bayi yang tidak sehat dan memiliki kecacatan. Misalnya kaki kecil sebelah, kepala mengecil, tidak ada respon mata terhadap gerakan dan sebagainya.
7. Kelainan pada saraf bicara
Bahaya ragi pada ibu hamil yang kebiasaan mengkonsumsi makanan tape di usia kehamilan 5 sampai 8 bulan, dapat menyebabkan kelainan pada saraf bicara bayi ketika dilahirkan kelak. Bayi akan kesulitan bicara dengan lancar walaupun nyatanya tidak bisu. Kerusakan saraf pada area otak tersebut sebenarnya akibat efek panas dari alkohol yang ada pada ragi ads
Apakah ragi itu?
Ragi adalah bahan dasar untuk pembuatan tape atau makanan apapun yang sengaja difermentasikan sehingga mengandung mikroorganisme yang didalamnya terdapat bakteri tertentu terdiri atas aspergillus, Mucor, Endomycopsis dan lain lain, Dimana bakteri tersebut dapat meningkatkan aroma asam, rasa manis sekaligus mengandung alkohol.
Ada 2 Jenis ragi yang memiliki kelebihannya masing masing :
Ragi padat – Ragi padat tidak mampu bertahan selama lebih dari 5 minggu. Ragi padat cenderung mudah menguap oleh udara dan rentan terjadi kerusakan Ragi padat bisa bertahan baik jika disimpan dalam tempat tertutup kedap udara atau lemari es dengan pemakaian suhu sangat sejuk. Ragi tersebut biasa dipakai untuk pembuatan tape.
Ragi kering – Ragi kering memiliki tekstur yang lebih halus dan ringan yang berada didalam bungkusan yang dilapisi dengan kemasan timah yang di dalamnya ada zat nitrogen yang berguna memperpanjang kualitas dari ragi itu sendiri agar tidak mudah rusak. Ragi kering jika disimpan pada lemari es pada suhu 7 derajat celsius maka kualitasnya akan semakin baik. Ragi tersebut biasa digunakan untuk pembuatan tape, roti dan makanan jenis lain.
Bahaya ragi bagi kesesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan
1. Perut mulas
Bahaya Ragi pada wanita yang sedang hamil muda maka hindarilah makanan yang mengandung ragi, Karena jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan maka akan mempercepat hancurnya sel sel telur matang yang telah dibuahi dan baru saja terbentuk didalam rahim menjadi sebuah janin. Kadar alkohol dan gas yang ada pada ragi mampu mengiritasi organ pencernaan.
2. Kepala pusing
Bahaya ragi pada wanita yang sedang hamil 3 minggu atau dibawah satu bulan usia kehamilannya akan menderita pusing yang terus menerus jika mengkonsumsi makanan yang mengandung ragi dalam takaran yang tidak mioderat atau tidak wajar.Alkohol yang ada didalamnya dapat mempersempit aliran darah menuju otak sehingga menyebabkan sakit kepala secara berulang.
3. Asam lambung naik
Bahaya ragi pada wanita yang belum atau sedang hamil jika mengkonsumsi makanan mengandung alkohol bentukan dari ragi maka akan menderita iritasi lambung, Apalagi jika memiliki lambung yang sensitif maka kerusakan yang terjadi akan mudah terjadi. Yaitu diawali dengan naiknya asam lambung dan rasa nyeri perut bagian bawah.
4. Mencret mencret
Seseorang yang memiliki penyakit lambung dan maag sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang difermentasikan oleh ragi terlalu banyak. Sebaiknya jauhi karena efek panas dari kadar alkoholnya dapat mengiritasi lambung dan organ pencernaan sehingga menyebabkan gagalnya pengerasan feses atau mencret.
5. Menyebabkan keguguran
Sponsors Link
Bahaya ragi pada ibu hamil yang gemar makan makanan yang mengandung ragi selama masa kehamilannya maka cepat atau lambat akan menderita keguguran. Efek panas pada alkohol ragi dapat melubangi dinding plasenta dan merusak jaringan otot janin seperti terbakar sehingga kehancuran janin tidak dapat dihindari(keguguran).
6. Bayi lahir cacat/Foetal alkohol spektrum disorder
Banyak ibu hamil yang merasa kehamilannya biasa biasa saja ketika menyantap makanan yang mengandung alkohol hasil dari fermentasi ragi tetapi ketika masa persalinan tiba. Maka akan melahirkan seorang bayi yang tidak sehat dan memiliki kecacatan. Misalnya kaki kecil sebelah, kepala mengecil, tidak ada respon mata terhadap gerakan dan sebagainya.
7. Kelainan pada saraf bicara
Bahaya ragi pada ibu hamil yang kebiasaan mengkonsumsi makanan tape di usia kehamilan 5 sampai 8 bulan, dapat menyebabkan kelainan pada saraf bicara bayi ketika dilahirkan kelak. Bayi akan kesulitan bicara dengan lancar walaupun nyatanya tidak bisu. Kerusakan saraf pada area otak tersebut sebenarnya akibat efek panas dari alkohol yang ada pada ragi yang telah mencemari dan merusak saraf saraf bicara anak secara bertahap ketika masih dalam kandungan.
No comments:
Post a Comment